Selasa, 13 November 2012

Tutorial Membagi (Split) File menggunakan 7z


Mengalami kesulitan mengirim email dengan lampiran file yang berukuran besar dengan format rar,zip, 7z dll. Disini kita akan membahas mengenai cara membagi file besar tersebut menjadi beberapa bagian menggunakan konversi dengan ekstensi 7-Zip (.7z) 


 1. Jalankan program 7z, dengan cara klik kanan file yang ingin dikonversi pilih 7-Zip lalu add to archive. Atau download disini programnya lalu install terlebih dahulu.



2. Lalu pilih archive dengan format yang kita inginkan ( .7z , .zip , .gzip , .tar dll) disini kita menggunakan .7z. Lalu split (bagi) file dengan ukuran byte yang kita inginkan dengan acuan 1 mb =  1048576 byte atau 1 kb = 1024 byte.












3. Seperti pada contoh gambar, file asli yang awalnya berukuran 7 mb setelah displit dan dikonvert ke 7-Zip dengan ukuran yang saya masukan yaitu 4mb atau sama dengan 4194304 byte, file tersebut terbagi menjadi 2 file. 


Hasil konversi tersebut jika ingin diekstrak lagi, cukup ekstrak salah satu file hasil konversi dengan syarat, semua file hasil konversi lengkap dan berada di lokasi atau folder yang sama.

Rabu, 20 Juni 2012

Aplikasi SIMCard di iPhone

Layanan Data dari SIM-Card? Di bagian mana sih di iPhone?

 

















Akses di  Setting > Phone > Sim Application

Memunculkan Persentase Level Baterai iPhone

Baterai iPhone saya tinggal berapa persen ya? Ada cara memunculkannya!


















Setting > General > Usage > Battery Percentage > On/ Off

Kamis, 02 Februari 2012

Rsync - Backup Layaknya Profesional


Backup dengan menggunakan perintah copy adalah cara paling sederhana namun ampuh. Buatkan ke dalam script dan tinggal kita running setiap hari.
cp -rfuv sumber tujuan
Dengan demikian hanya file-file yang baru dan yang mengalami perubahan saja yang dicopykan ke dalam tujuan.

Kelemahannya, ketika data di sumber dihapus, kita mesti secara manual menghapus data backupnya juga. Ketika data diubah namanya, maka data dibackup juga harus secara manual diubah, kalau tidak, maka data yang sama akan menjadi dua: satu dengan nama lama dan satu lagi yang persis dirinya dengan nama baru pada saat script backup (metode cp) dijalankan.

Di sinilah muncul rsync. Rsync adalah copyright dari Andrew Tridgell, Wayne Davison, dan lainnya. Websitenya bisa diakses di http://rsync.samba.org/

Perintahnya sederhana:
rsync --progress -av --delete sumber tujuan

--progress, untuk memunculkan persentase perkembangan yang sedang berjalan
-a,untuk melakukannya dalam modus arsip
-v, untuk menampilkan apa yang sedang berjalan/ terjadi
--delete, untuk menghapus file yang tidak ada di sumber tapi ada di tujuan


Menggunakan rsync akan membuat Anda menyesal! Menyesal kok gak dari dulu...


Referensi:
https://www.linux.com/news/enterprise/storage/8200-back-up-like-an-expert-with-rsync
http://www.thelinuxblog.com/rsync-to-smb-share/
http://hintsforums.macworld.com/archive/index.php/t-68550.html

Sumber Gambar:
http://rsync.samba.org/