Minggu, 26 Juni 2022

Thunderbird Tidak Bisa Save Credential GMail

Sejak Juni 2022, Google telah menghilangkan fitur less secure apps untuk mengakses GMail. Akibatnya, banyak email-client yang dipaksa untuk mengubah cara mereka tersambung dengan GMail. Salah satunya adalah Thunderbird.

Tidak masalah sebenarnya. Thunderbird telah jauh siap lama sebelum GMail memberlakukan cara ini, dengan mendukung sistem OAUTH. Cukup mengatur ulang koneksinya, kemudian akan muncul pop-up untuk mengisi username dan password, dan selanjutnya credential tersebut akan disimpan oleh Thunderbird. Selesai!

Menjadi rumit, ketika credential tersebut tidak tersimpan oleh Thunderbird. Setiap kali mengakses email GMail tersebut, akan selalu diminta untuk mengisi ulang lagi dan lagi dan lagi...

Mencoba update Thunderbird versi terbaru, atau bahkan sampai install ulang, tidak akan menyelesaikan masalah ini. Sampai kemudian, baru disadari...

Bagi komputer yang memiliki XAMPP terinstall, maka XAMPP tersebut harus dimatikan terlebih dahulu. Lakukan pengisian credential GMail, dan setelah semua selesai, XAMPP baru boleh dinyalakan kembali; kalau tidak alih-alih disimpan oleh Thunderbird, terusan dari credential tersebut malah akan dicegat oleh XAMPP.


 

Rabu, 30 Maret 2022

Mengubah Password di Linux

Password selalu perlu diubah secara berkala. Mengubah password sebenarnya sangat mudah di Linux.

Mengubah password root
sudo passwd root

Mengubah password user
sudo passwd namauser

Mengubah password samba-user
sudo smbpasswd namausersamba

Mengubah password disk terenkripsi LUKS
sudo cryptsetup luksChangeKey /dev/sdxy
sdxy, di mana x untuk a,b,c dstnya dan y untuk 1,2,3 dstnya
Gunakan perintah lsblk untuk melakukan pengecekan


Mengubah password K-Wallet
Buka K-Wallet Manager dari menu, dan klik tombol Change Password

 

Jumat, 24 September 2021

Mencetak Ke Printer Network Sesama OpenSUSE

Instalasi printer network di linux antar sesama openSUSE, bisa dengan memanfaatkan server CUPS

Dengan OpenSUSE 15.3, kita menggunakan Yast Printer untuk menambahkan printer dengan opsi Print via Network melalui Connection Wizard

Pilihlah Print via Print Server Machine dengan CUPS Server (IPP)

 


Masukkan:

  1. IP Address or Host Name: IP Address dari Computer-Sharing
  2. Queue Name: Nama Printer-Sharing
  3. Select the printer manufacturer: Raw Queue

Lalu tekan tombol Test Connection untuk menguji apakah koneksi berhasil atau memiliki masalah.

Catatan: Raw Queue digunakan pada input nomor 3 di atas, agar saat print, data dikirim apa adanya dan diterjemahkan oleh komputer sharing saja ke printernya

 

Proses selanjutnya adalah memilih driver untuk printer yang ditambahkan. Pilihlah Raw Queue [raw]. Terakhir, beri nama printer yang ditambahkan pada kotak input Set Arbitrary Name. Selesaikan dengan menekan tombol OK.

Jika semua berjalan baik, maka setting sudah selesai. Test hasil instalasi ini dengan menekan tombol Print Test Page untuk memastikan printer benar-benar bekerja

Jika diperlukan, tekan tombol Edit untuk menambah deskripsi dan lokasi dari printer yang barusan diinstall untuk memudahkan pengenalan dan pemilihan printer saat digunakan, jika ada banyak printer yang terpasang. Walaupun tidak wajib, deskripsi bisa diisi dengan merek dan tipe printer, sementara lokasi boleh diisi dengan nama komputer yang memiliki printer tersebut.

Jangan lupa, pastikan di komputer sharing yang memiliki printer tersebut, service ipp dan ipp-client harus ditambahkan ke ke dalam allowed-list firewall pada zona yang digunakan


Baca juga:

Mengeset Printer Default Secara Manual di Command Line

Terkadang ketika kita sudah mengeset baru printer default lewat GUI atau CUPS, program-program tetap saja menggunakan printer lama sebelumnya sebagai default. Untuk itu kita perlu mengeset via command-line berikut ini
 

1. Cek printer default. Akan terlihat printer default di baris "system default destination: Nama-Printer-Default"
  lpstat -t
 
2. Set printer default yang diinginkan
  lpoptions -d nama_printer_default_baru


Ulangi langkah #1 untuk memastikan printer baru sudah menjadi printer default


Baca juga:

Mengubah Nama Printer di Linux Secara Manual di Command Line

Nama Printer apabila sudah diset, menjadi sulit diubah pada beberapa OS tertentu di Linux
Untuk itu, kita mesti mengganti nama printer tersebut secara manual
 

1. Masuk sebagai root
  su -
  (masukkan password root)


2. Matikan terlebih dahulu service CUPS
  service cups stop

3. Masuk ke folder konfigurasi printer; ubah nama dengan menggunakan editor
  cd /etc/cups
  kate printers.conf

4. Masuk ke folder ppd; ubah nama file ppd bernama printer lama menjadi nama printer baru
  mv nama_lama.ppd nama_baru.ppd

5. Restart kembali CUPS
  service cups start

 

Baca juga: