Jumat, 15 Mei 2009

Mengelola Satu Email Banyak Pengelompokan

Teman saya menelpon saya malam itu:
"Saya mau nambah satu email lagi, khusus buat milis. Email sekarang mau saya tujukan hanya buat bisnis. Saya sampai bingung melihat di Inbox saya terlalu banyak email. Saya takut ada email bisnis penting terselip di antara mereka dan saya tidak menyadarinya..."

Well, teman saya tidak sendirian. Mengikuti milis memang menyenangkan. Tetapi jika milis tersebut terlalu aktif, sehari Anda bisa mendapatkan ratusan email dalam inbox anda, dan sayangnya, tidak semua email tersebut penting atau bahkan tidak pernah kita inginkan. Anda akan mulai seperti teman saya itu: Bete!







Ada beberapa solusi untuk hal ini:
  1. Bikin email baru khusus untuk milis, atau
  2. Paksa moderator milis untuk mengeset Anda pada modus digest-mail (kumpulan semua email dan satu hari menjadi hanya satu email) atau no-mail (baca dari web) sehingga Inbox anda tidak banjir email, atau
  3. Walaupun tetap hanya menggunakan satu email yang sama untuk semua keperluan, email yang masuk ke Inbox dikelompokan ke masing-masing folder sehingga terorganisir. email dari milis A masuk ke folder A, email milis B ke folder B, email bisnis masuk ke folder bisnis, email dari bos masuk ke folder privat, email dari facebook masuk folder facebook....

Jika Anda memilih solusi nomor 3, berikut langkah-langkahnya:
  1. Asumsi Anda menggunakan G-Mail, yang masih gratis dan berfasilitas POP3. caranya? klik di sini
  2. Asumsi Anda menggunakan Thunderbird, yang gratis dan merupakan produk dari Mozilla Foundation yang juga membuat browser terbaik di dunia (subjektif menurut saya loh): Mozilla Firefox! caranya? klik di sini
  3. Pada Thunderbird, klik File > New > Folder
  4. Masukkan nama folder sesuai hati nurani, semisal: facebook
  5. Pilih folder tersebut sebagai sub-folder (folder anak) dari misalnya Inbox atau Local Folder, terserah deh; lalu klik OK
  6. Klik menu Tools > Message Filters
  7. Akan muncul satu windows bertitel Message Filters. Pilih tombol News
  8. Akan muncul satu windows bertitel Filter Rules. Marilah kita menamai filter-namenya sekehendak hati kita, semisal: facebook
  9. Pada "for incoming message that", settinglah sesuai kemauan Anda. Saya memilih match any of the following, dengan From - is - Facebook. Artinya, saya meminta Thunderbird mengecek dari sekian banyak rules yang saya set (kebetulkan di sini cuman saya set satu rules saja), jika ada satu yang cocok aja, ngga perlu semua rules terpenuhi, dan rules saya adalah From (=berasal dari) is (=adalah) Facebook; maka lakukan bagian "Perfom this action".
  10. Pada bagian "perform this action" saya memilih: Move Message to facebook on alamat address saya

Maka selesai sudah. Kalau mau, lakukan berikut lagi: Buatlah secangkir kopi, beberapa cemilan, duduk di depan komputer Anda dan bacalah email Anda yang sudah terorganisir rapi tersebut.

Kamis, 19 Juni 2008

CuteWriter - Mencetak PDF Tanpa Masalah


CuteWriter merupakan aplikasi printer-virtual yang memungkinkan kita mencetak dokumen langsung ke dalam file berformat PDF. Pemakaiannya sangat gampang. CuteWriter akan muncul sebagai printer saat kita mau mencetak sesuatu.

Untuk itu kita perlu mendownload dua buah file yang diperlukan: converter.exe dan cutewriter.exe. Kedua file tersebut kemudian diinstall sebagaimana biasa di Windows dengan konsep NNNF (Next-Next-Next-Finish, lah) . Bisa di download dari sini atau sini.

Setelah selesai, CuteWriter sudah bisa digunakan sebagai printer virtual saat kita akan mencetak suatu dokumen yang langsung menghasilkan file berformat PDF

Berinternet dengan LG LSP-345 dan Esia CDMA


Esia telah membundling nomor CDMA-nya dengan telepon fixed-wireless LG Electronics, dan salah satunya adalah tipe LG LSP-345, yang dapat digunakan sebagai modem tanpa perlu instalasi drivers tambahan. Untuk itu petunjuk instalasi LG LSP-345 dengan komputer dapat diperoleh dengan download dari sini.

Namun saya menuliskan ulang petunjuk-petunjuknya ke Manual Square, sebagaimana berikut:

Membuat komputer mengenali modem
  1. Pasang kabel data serial (9 Pin) sehingga menghubungkan komputer dan telepon
  2. Klik Start > Setting > Control Panel dan double-klik icon Phone and Modem Options
  3. Klik tab Modem, lalu klik Add dan centang pilihan Don't detect my modem. Kemudian Next
  4. Pilih Standard 33600 bps Modem, lalu Next
  5. Pilih Com Port yang sesuai misalnya COM1 dan klik Next
  6. Kembali ke Phone and Modem Option pada bagian tab Modems, klik kanan modem yang baru terpasang tersebut (Standard 33600 bps Modem) lalu pilih Properties
  7. Ubah Maximum Port Speed menjadi 115200 (biasanya sudah otomatis terpilih 115200) lalu klik OK
  8. Klik tab Advanced dan ketikkan at+crm=1 ke dalam kotak Extra initialization commands, dan klik OK

Membuat koneksi internet dengan modem baru tersebut

  1. Klik Start > Control Panel dan double-klik Network Connection
  2. Pilih Create a new connection, lalu klik Next
  3. Pilih Connect to the Internet dan klik Next lagi
  4. Pilih Set up my connection manually, lalu Next
  5. Pilih Connect using a dial-up modem dan Next lagi
  6. Centang Modem - Standard 33600 bps Modem (COM1), kemudian Next lagi
  7. Masukkan Connection Name (ISP Name) dengan mengetikkan Wifone, lalu klik Next
  8. Masukkan Phone Number to Dial (Phone Number) dengan mengetikkan #777, lalu klik Next
  9. Jika muncul Connection Availibility, pilih salah satu: Anyone's use atau My use only, lalu klik Next
  10. Ketikkan wifone untuk User name, wifone untuk Password dan wifone untuk Confirm Password, lalu klik Next
  11. Kita tinggal mengklik Finish. Jangan lupa mencentang Add a shortcut to this connection to my desktop, jika kita ingin ada shortcut Wifone di desktop

Mengaktifkan koneksi internet dengan LG LSP-345
Double klik icon Wifone di desktop. User name seharusnya terisi wifone dan password seharusnya adalah wifone walaupun sering tertulis [To change the saved password, click here], serta kotak Dial akan berisi #777. Tetapi kita bisa langsung mencobanya dengan mengklik tombol Dial

Senin, 26 Mei 2008

Mount Automatis Sistem VFAT di Linux

Membuat hasil mount partisi VFAT selain bisa dibaca juga bisa ditulis/diedit

Adalah keinginan standar setiap pengguna, secara otomatis, begitu di-boot atau start-up, linux akan melakukan mounting partisi Windows ber-sistem file VFAT atau FAT32, sehingga bisa diakses. Jika menggunakan Mandriva Free Edition 2008, biasanya urusan mounting otomatis ini sudah dilakukan oleh Mandriva. Namun, jika partisi tersebut bisa dibaca, ternyata belum tentu bisa ditulis. Hal ini karena setting dari umask hanya memperbolehkan seorang dengan hak akses root yang bisa menulis/mengedit data pada partisi tersebut.

Untuk itu kita harus mengedit baris di dalam /etc/fstab
/dev/sda5 /mnt/win_d vfat umask=0022,iocharset=utf8 0 0

Catatan: Akan terdapat perbedaan nomor sda (di sini sda5) dan abjad mounting (di sini win_d) karena perbedaan setting masing-masing komputer, namun yang perlu diperhatikan hanyalah nilai dari umask)

Ubah baris tersebut pada nilai umasknya sehingga menjadi
/dev/sda5 /mnt/win_d vfat umask=0000,iocharset=utf8 0 0

Simpan, dan restart ulang komputer

Sabtu, 08 Maret 2008

Freebyte Backup


Freebyte backup adalah sebuah software freeware (gratis) buatan freebyte.com untuk membantu kita melakukan back-up dengan cara pemakaian yang sangat mudah. Langkah-langkah melakukan backup hanyalah dengan menu Action > Start, maka proses back-up sudah akan dilakukan. Sesimpel itu.

Tetapi tentunya kita harus menentukan pilihan-pilihan pada settingnya terlebih dahulu, dan tentu saja, juga sangat mudah dilakukan.

Langkah-langkah:
  1. Download dan install
  2. Masukkan lokasi sumber data yang akan diback-up
    Pada tab Directory terdapat kotak teks Input-Directories. Untuk memasukkan lokasi sumber data, klik tombol Add di samping kanan. Tambahkan lagi jika masih ada lokasi sumber data yang belum terikutkan. Hapus dengan tombol Delete, jika tidak mau diikutkan dalam back-up
  3. Masukkan lokasi target tempat file akan diback-up
    Pada kotak teks Output Location, masukkan lokasi target data akan dibackup dengan mengklik tombol Change
  4. Klik menu Action dan Start

Mengapa Harus Back-Up?
Selama komputer berjalan dengan lancar, back-up tidak akan terasa perlu. Tetapi kita harus selalu siap untuk menghadapi kondisi darurat. Dengan adanya back-up, masalah bisa diselesaikan dalam hitungan menit (bisa kurang dari 1 menit untuk menyelesaikan masalah). Jika tidak ada back-up, bisa makan waktu berhari-hari; misalnya, hanya untuk meng-input ulang data.


Mengapa bisa ada kondisi darurat?
  1. Terkadang, seiring dengan waktu pemakaian, komputer bisa hang atau rusak, sekaligus datanya ikut rusak.
  2. Komputer juga bisa rusak hardwarenya karena virus ataupun kerusakan fisik, misalnya akibat arus pendek, tegangan listrik yang naik turun, dsbnya
  3. Selain itu, jika bukan komputernya (fisiknya), data yang ada dalam komputer itu yang bisa rusak akibat virus, secara tidak sengaja terhapus, cara penanganan yang salah, tiba-tiba mati lampu (sering terjadi, kan?), dsbnya.

Lalu Freebyte Backup ini?
Software freebyte backup membantu kita melakukan backup hanya dengan satu langkah. Tidak usah kita meng-copy data kita satu persatu lagi, karena sudah diingat oleh freebyte backup apa saja yang mau dicopy (yang sudah kita setting). Selain itu, freebyte backup juga efisien karena dia tidak akan mengcopy file-sumber yang tidak ada perubahan (sudah pernah dibackup dan tidak pernah diedit lagi sesudahnya). Freebyte backup juga akan mengkopi file-file baru ke dalam lokasi backup kita (kecuali kita atur dalam settingnya bahwa kita hanya mau mengkopi file yang ada perubahan dan sudah ada di lokasi back-up; dengan mencentang pilihan Incremental Backup pada tab Profile Setting)
Sampai saat ini Freebyte Backup sudah mencapai versi 3.0


Bagaimana caranya Restore Back-up ke File Asli?
Back-up pada dasarnya adalah meng-copy file asli (atau file sumber) ke tempat target back-up kita. Jika suatu saat, file asli kita rusak, kita akan melakukan restore, yaitu mengkopi file back-up kita dari tempat target back-up ke lokasi aslinya.
Cukup buka lokasi tempat target back-up tersebut, klik file tersebut dan copy, kemudian lakukan paste ke lokasi file asli yang rusak tersebut.